Jelang Musda, Ketua Kosgoro Sulut Dukung Tony Lasut Pimpin Golkar

Avatar photo

Sulut -Channelnusantara.com-Dinamika internal Partai Golkar Sulawesi Utara (Sulut) menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) kian memanas. Sorotan tertuju pada sikap politik Ketua Kosgoro Sulut, Jilly Philips Makarawang (JPM), yang secara terbuka menyatakan dukungan kepada Tony H. Lasut sebagai figur potensial untuk memimpin partai berlambang pohon beringin tersebut.

Dalam pernyataannya kepada media Selasa (24/06/2025) JPM menyatakan bahwa langkahnya bukan didasari kepentingan emosional, melainkan hasil evaluasi objektif terhadap dinamika organisasi dan kebutuhan kaderisasi partai ke depan.

“Pertimbangan kami bukan semata-mata emosional, tetapi didasarkan pada evaluasi obyektif terhadap dinamika organisasi dan kebutuhan kaderisasi partai,” tegas JPM.

JPM mengemukakan tiga alasan utama yang menjadi dasar keputusannya mendukung Tony Lasut:

1. Petahana Terbentur Dua Periode
JPM menilai prinsip regenerasi harus dijunjung tinggi. Dengan masa jabatan petahana yang telah mencapai dua periode, sudah saatnya memberi ruang bagi kader muda yang potensial.

2. Menjawab Arah Kebijakan Ketum Partai Menurutnya, semangat Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, adalah mendorong manuver strategis yang cepat dan responsif menghadapi tahun politik 2029.

“Kita butuh energi segar yang mampu mengaktualisasikan program-program strategis dengan kecepatan dan ketepatan eksekusi,” kata JPM.

3. Spirit Perbaikan dan Persatuan
JPM menekankan bahwa dukungan kepada Tony Lasut bukan bentuk perlawanan, melainkan bagian dari semangat perbaikan yang konstruktif.

“Langkah ini bukan untuk memperlebar gap atau memperkuat resistensi, tetapi justru menjadi jembatan untuk menyatukan semangat kader,” ujarnya.

JPM juga berharap agar Musda kali ini menjadi momentum konsolidasi ideologis dan organisatoris bagi Partai Golkar Sulut. Ia menilai Tony Lasut sebagai representasi kader muda dengan kapasitas teknokratis dan jejaring politik yang kuat, baik di tingkat daerah maupun nasional.

“Golkar tengah memasuki fase penentu menuju 2029. Kita tidak bisa hanya berkutat pada nostalgia, tetapi harus melangkah dengan kesadaran strategis dan kepemimpinan yang visioner. Tony Lasut adalah salah satu jawaban dari kebutuhan itu,” pungkasnya.

Langkah JPM ini dinilai sejalan dengan semangat transformasi yang tengah digaungkan DPP Partai Golkar. Di tengah ketatnya kompetisi politik dan tuntutan publik terhadap profesionalisme partai, JPM menilai Golkar Sulut perlu bergerak lebih adaptif dan proaktif dalam merespons perubahan zaman.

Pernyataan ini menjadi sinyal kuat bahwa konstelasi Musda Golkar Sulut akan berlangsung dinamis, dengan peluang lahirnya kepemimpinan baru yang membawa semangat revitalisasi partai dan arah politik yang lebih inklusif.

(Fad)

Penulis: FadlyEditor: Fadly

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!