Manado -channelnusantara.com – Dalam sebuah pertemuan strategis yang sarat makna dan visi, Sekretaris Daerah Kota Manado, dr. Steaven Dandel, memimpin audiensi bersama seluruh Kepala Puskesmas se-Kota Manado dan pimpinan redaksi NyiurNews.com, Om Lole. Pertemuan yang digelar Kamis (3/7/2025) ini menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen Pemerintah Kota Manado terhadap transformasi layanan kesehatan publik yang modern, inklusif, dan berbasis teknologi.
Audiensi yang berlangsung penuh semangat tersebut menjadi wadah untuk menyatukan langkah antara pemangku kebijakan, tenaga kesehatan, dan media dalam menghadirkan pelayanan kesehatan sebagai pilar utama pembangunan manusia di Kota Manado.
Dr. Steaven Dandel menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh jajaran Kepala Puskesmas dan tenaga medis yang telah bekerja dengan penuh dedikasi. “Saya menyampaikan penghargaan tinggi atas profesionalisme dan ketulusan para tenaga medis. Mereka bukan hanya bekerja dengan keahlian, tapi juga dengan hati. Inilah wajah pelayanan publik modern dan humanis yang menjadi kebanggaan Kota Manado,” ujarnya.
Dalam pertemuan tersebut, terungkap bahwa mutu pelayanan kesehatan di seluruh Puskesmas Kota Manado telah mencapai standar yang membanggakan. Selain menangani penyakit umum seperti demam berdarah, hepatitis, TBC, HIV/AIDS, dan layanan kesehatan ibu-anak, Puskesmas di Manado kini juga menawarkan layanan deteksi dini penyakit kronis dengan dukungan teknologi kesehatan yang terus berkembang.
Program “jemput bola”, di mana tenaga medis aktif mendatangi rumah-rumah warga, menjadi bukti nyata upaya inklusif dalam memastikan seluruh masyarakat mendapatkan akses layanan kesehatan yang setara dan berkualitas.
Kepala Puskesmas Tuminting, dr. Maya Pelle, menyebut Manado kini menjadi role model nasional dalam transformasi layanan kesehatan primer. “Kami menerapkan layanan berbasis siklus hidup dan deteksi dini agar penyakit kronis bisa dicegah sejak dini. Puskesmas hadir bukan hanya sebagai fasilitas, tetapi benar-benar hadir di tengah masyarakat,” ungkapnya.
Hal senada disampaikan dr. Deysi Sumilat, Kepala Puskesmas Paniki Bawah, yang memaparkan inovasi mereka dalam penggunaan alat deteksi Mycobacterium tuberculosis untuk mempercepat diagnosis dan penanganan TBC. Sementara itu, dr. Roosline Kawengian dari Puskesmas Tongkaina menyoroti kemajuan fasilitas, termasuk tersedianya alat USG dan ruang persalinan berstandar tinggi yang sebelumnya hanya ada di rumah sakit besar.
Tak ketinggalan, dr. Stanley Rawung dari Puskesmas Bunaken menegaskan komitmen pemerataan layanan kesehatan hingga ke wilayah pesisir dan pulau-pulau di Manado. “Kami membawa semangat kesetaraan layanan hingga ke pulau-pulau terjauh. Layanan kesehatan adalah hak semua warga, tanpa memandang lokasi,” tegasnya.
Menutup audiensi, dr. Steaven Dandel menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, tenaga medis, dan media dalam memperkuat ekosistem layanan kesehatan. “Kesehatan bukan sekadar isu medis, melainkan fondasi bagi masa depan Manado yang lebih maju, inklusif, dan beradab. Atas nama Pemerintah Kota, saya tegaskan: pelayanan kesehatan adalah hak, bukan privilege. Kami berkomitmen menjadikan Manado sebagai kota dengan layanan kesehatan berstandar nasional, bahkan melampaui,” pungkasnya.
Pertemuan ini meneguhkan satu hal penting: Manado telah melangkah jauh dalam membangun peradaban kesehatan yang canggih, humanis, dan berorientasi pada masa depan. Di bawah kepemimpinan Wali Kota Andrei Angouw, Wakil Wali Kota Richard Sualang, dan Sekda dr. Steaven Dandel, Manado tengah menapaki jalan menuju standar layanan kesehatan kelas dunia.
(S)













