Manado-channelnusantara.com-Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Manado, Hj. Rogaya Udin, memberikan sambutan pada Perayaan Natal Bersama Kementerian Agama Kota Manado yang terlaksana melalui kerja sama dengan Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) Agama Kristen Provinsi Sulawesi Utara. Perayaan berlangsung khidmat dan penuh sukacita di Gereja Bethany Manado, Kamis (04/12/2025).
Perayaan Natal tahun 2025 Kementerian Agama mengangkat tema “C-LIGHT: Christmas – Love in God, Harmony Together”, yang menegaskan bahwa kasih Allah harus menjadi sumber cahaya dan harmoni di tengah kehidupan sosial. Ibadah pembukaan dipimpin oleh Gbl. Teddy Batasina.
Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kemenag Kota Manado, Hj. Rogaya Udin, menekankan bahwa Natal merupakan momentum memperkuat pelayanan, memperdalam spiritualitas, dan mempertegas komitmen Kemenag dalam merawat kerukunan umat beragama.
Ia mengajak seluruh penyuluh untuk menjadi teladan dalam menghadirkan damai, menjaga kerukunan, dan memperkuat pemahaman moderasi beragama di tengah masyarakat.
Sementara itu, Kakanwil Kemenag Sulawesi Utara, H. Ulyas Taha, dalam arahannya menyampaikan apresiasi kepada Kemenag Kota Manado dan Pokjaluh Kristen Sulut atas terselenggaranya perayaan Natal yang sarat makna kebersamaan.
“Perayaan Natal seperti ini adalah wujud nyata kolaborasi dan kesungguhan Kementerian Agama dalam menghadirkan pelayanan yang inklusif bagi seluruh umat. Kasih Tuhan yang kita rayakan hari ini harus tercermin dalam sikap saling menghargai dan saling menguatkan,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa penguatan kerukunan tidak dapat dilepaskan dari peran aktif penyuluh agama di lapangan, yang berhadapan langsung dengan dinamika masyarakat.
“Penyuluh adalah garda depan. Saya berharap agar seluruh penyuluh, baik PNS maupun Non-PNS, terus menebarkan pesan damai, memberikan pendidikan keagamaan yang mencerahkan, dan menjadi mediator ketika muncul perbedaan di tengah masyarakat,” tambahnya.
Ulyas Taha juga mengingatkan bahwa Sulawesi Utara selama ini dikenal sebagai daerah yang menjaga tradisi toleransi, sehingga seluruh jajaran Kemenag memiliki tanggung jawab moral untuk merawat dan memperkuat reputasi tersebut.
“Kerukunan adalah modal sosial terbesar kita. Mari jaga bersama melalui tindakan kecil yang menumbuhkan saling percaya, komunikasi yang baik, dan pelayanan yang tulus,” tegasnya.
Perayaan ini turut dihadiri oleh para Kepala Kantor Kemenag serta Kasi Penyelenggara Bimas Kristen kabupaten/kota, dan Penyuluh Agama Kristen PNS serta Non-PNS se-Sulawesi Utara.
Kepala Seksi Bimas Kristen Kota Manado, Gbl. Chriestine. P. Rattu memberi apresiasi kepada Pokjaluh Sulut yang telah mempercayakan Pokjaluh Kota Manado sebagai penyelenggara kegiatan ini
Diakhir kegiatan ini, sebagai wujud kepedulian dan solidaritas, acara dirangkaikan dengan penyerahan bingkisan Natal dari Pokjaluh kepada para penyuluh dan peserta yang hadir, menutup kegiatan dengan suasana penuh kebersamaan.
(Fad)













