Manado-channelnusantara.com-Bagi banyak warga Minahasa Utara, ruas Jalan Ir. Soekarno bukan sekadar jalur penghubung, melainkan bagian dari rutinitas hidup sehari-hari. Jalan inilah yang setiap pagi dilalui warga untuk bekerja, anak-anak menuju sekolah, dan pelaku usaha menggerakkan roda ekonomi. Namun dalam beberapa waktu terakhir, kondisi jalan yang rusak parah kerap menghadirkan rasa cemas di setiap perjalanan.
Lubang jalan yang tertutup genangan air saat hujan, permukaan bergelombang, serta lalu lintas kendaraan berat membuat risiko kecelakaan semakin tinggi. Tak sedikit pengendara yang terpaksa memperlambat laju kendaraan, bahkan memilih jalur alternatif demi keselamatan.
Di tengah keresahan itu, secercah harapan datang. Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Sulawesi Utara memastikan bahwa perbaikan permanen Jalan Ir. Soekarno akan dilaksanakan pada tahun 2026.
Kepala Dinas PU Sulut, Deicy Paat, mengakui bahwa perbaikan darurat yang dilakukan sebelumnya belum mampu menjawab persoalan secara tuntas. Tingginya intensitas hujan dan beban kendaraan bertonase besar membuat kondisi jalan cepat kembali rusak.
“Ini memang bukan situasi yang mudah, baik bagi masyarakat maupun bagi kami. Setiap hari jalan ini dilalui kendaraan berat, sementara hujan terus turun. Karena itu, solusi permanen menjadi satu-satunya jalan keluar,” ujar Deicy Paat, Rabu (21/1/2026).
Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak menutup mata terhadap keluhan warga. Anggaran perbaikan permanen telah disiapkan melalui APBD Tahun Anggaran 2026, sebagai bentuk komitmen untuk menghadirkan jalan yang lebih aman dan layak.
Deicy juga menyampaikan bahwa persoalan Jalan Ir. Soekarno menjadi perhatian serius Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus dan Wakil Gubernur Viktor Mailangkay, yang berharap perbaikan nantinya benar-benar memberi dampak nyata bagi masyarakat.
Sambil menunggu proses perbaikan permanen, warga diminta untuk tetap waspada. Namun di balik imbauan itu, ada harapan besar agar masa-masa penuh kehati-hatian ini segera berakhir.
Harapan tersebut juga disampaikan Ketua Pelopor Angkatan Muda Indonesia Perjuangan (PAMI-P) Sulawesi Utara, Jonathan Mogonta. Ia menyebut kepastian perbaikan permanen sebagai kabar yang menenangkan bagi warga yang selama ini harus berjibaku dengan kondisi jalan yang memprihatinkan.
“Bagi masyarakat, ini bukan sekadar proyek. Ini soal rasa aman saat berangkat dan pulang ke rumah. Ketika pemerintah hadir memberi kepastian, di situ kepercayaan warga tumbuh,” ujarnya.
Jonathan menambahkan, keterlibatan masyarakat dan pengawasan publik sangat penting agar perbaikan benar-benar berjalan sesuai harapan dan hasilnya dapat dinikmati dalam jangka panjang.
Perbaikan permanen Jalan Ir. Soekarno diharapkan menjadi titik balik bukan hanya memperbaiki aspal yang rusak, tetapi juga mengembalikan rasa aman, kenyamanan, dan keyakinan warga bahwa suara mereka didengar.
(Fad)













