Channelnusantara.com, Ketua Solidaritas Rakyat Lingkar Tambang Ratatotok, Kabupaten Minahasa Tenggara, Deddy Rundengan, mengapresiasi setinggi-tingginya kinerja Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE dalam memperjuangkan penetapan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) bagi masyarakat lingkar tambang.
Menurut lelaki asal Ratatotok itu, langkah konkret yang ditempuh Gubernur Sulut menunjukkan keberpihakan nyata kepada rakyat kecil yang selama ini menggantungkan hidup dari sektor pertambangan rakyat, namun kerap terpinggirkan oleh sistem perizinan yang rumit dan tidak berpihak.
“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pak Gubernur Yulius Selvanus yang serius dan konsisten memperjuangkan WPR. Ini bukan sekadar janji politik, tetapi ikhtiar nyata menghadirkan keadilan bagi masyarakat lingkar tambang,” ujar Deddy Rundengan
Lebih lanjut kata Deddy, perjuangan menghadirkan WPR bukan semata soal legalitas pertambangan, melainkan menyangkut martabat, keselamatan, dan masa depan masyarakat yang selama ini berada dalam posisi rentan di hadapan hukum.
“Selama ini rakyat bekerja hanya untuk menyambung hidup, tetapi justru sering diposisikan sebagai pelanggar hukum. Dengan WPR, negara hadir dan mengakui rakyatnya sendiri,” tegasnya Kamis (29/01/2026).
Deddy menilai, keberadaan WPR merupakan solusi strategis untuk memutus mata rantai Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang selama ini merusak lingkungan, memicu konflik sosial, serta membuka ruang kriminalisasi terhadap masyarakat kecil.
“WPR adalah jawaban. Bukan dengan penindakan semata, tetapi melalui regulasi yang adil dan berpihak. Pak Gubernur sudah berada di jalur yang benar, kini tinggal bagaimana konsistensi semua pihak untuk mengawal hingga benar-benar terealisasi,” ujarnya.
Ia berharap perjuangan Gubernur Sulawesi Utara mendapat dukungan penuh dari pemerintah pusat dan seluruh pemangku kepentingan, agar penetapan WPR di wilayah Ratatotok dan daerah lingkar tambang lainnya di Sulawesi Utara dapat segera diwujudkan secara konkret.
Deddy juga menegaskan bahwa Solidaritas Rakyat Lingkar Tambang Ratatotok siap menjadi mitra kritis pemerintah dalam mengawal proses penetapan WPR agar berjalan transparan, berpihak pada rakyat, serta tidak disusupi kepentingan segelintir elit.
Deddy Rundengan menegaskan bahwa perjuangan WPR merupakan amanat rakyat yang tidak boleh berhenti di tengah jalan.
“Kami akan terus mengawal dan berdiri bersama rakyat lingkar tambang. WPR adalah hak masyarakat, dan kami percaya di bawah kepemimpinan Gubernur Sulawesi Utara, perjuangan ini akan berujung pada keadilan, kepastian hukum, dan kesejahteraan bagi rakyat,” tutupnya.
*Red













