Minut-Channelnusantara.com-Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Utara angkat bicara terkait sorotan masyarakat atas proyek pembangunan drainase di Kecamatan Kalawat, Kabupaten Minahasa Utara.
Proyek tersebut sebelumnya mendapat kritik karena dinilai berdampak pada jaringan pipa air bersih milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Minahasa Utara.
Kepala Satuan Kerja (Kasatker) PJN Wilayah 1 melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.3, Steven Dotulong, menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi dengan PDAM sebelum pekerjaan dimulai.
“Sejak awal pelaksanaan, kami sudah berkoordinasi dengan PDAM Minut. Bahkan petugas PDAM turut siaga di lokasi saat pekerjaan berlangsung,” ujar Dotulong, Kepada sejumlah awak media Jumat (29/8/2025).
Ia menjelaskan, pembangunan drainase ini merupakan bagian dari program pemerintah untuk meningkatkan kelancaran aliran air sekaligus menjaga kualitas jalan nasional yang melintasi wilayah Kalawat.
Dotulong menambahkan, BPJN Sulut akan terus berkoordinasi dengan PDAM apabila terjadi gangguan atau kerusakan pada jaringan pipa yang terdampak pekerjaan.
“Kami siap mendukung langkah perbaikan agar distribusi air bersih ke masyarakat tetap berjalan normal,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak PDAM Minahasa Utara belum memberikan keterangan resmi terkait hal tersebut.
Sementara itu, masyarakat berharap sinergi antar instansi terus ditingkatkan agar setiap proyek pembangunan infrastruktur berjalan lancar tanpa menimbulkan persoalan baru, khususnya yang menyangkut kebutuhan dasar warga.
(Tim)